Get your eyes !

Usai latihan jam 12 malam lalu pulang menuju kos, sendirian, adalah moment yang menyimpan sukacita tersendiri. Dalam keadaan kotor sementara tubuh berkeringat dan rasa lelah yang menyenangkan turut menimbun rasa melankolis saya. Bermula dari melewati kampus yang megah dan sepi dengan daun-daun tua yang berserak sembarang di halaman kampus. Lalu berjalan di sepanjang trotoar, menyaksikan lampu-lampu jalan menyala yang hanya menerangi wajah-wajah para pejalannya yang pucat.
Dan di langit, selalu ada bulan di titik zenith.Dia selalu yang paling megah di antara lampu-lampun kota yang bertebaran di jalan.

Aku memasuki sebuah gang. Jalan lurus satu arah yang sebelah kanannya ditumbuhi pohon Kapuk dan Beringin yang rindang. Tiba-tiba dari arah yang berlawanan aku menyaksikan seekor anjing berlari. Kedua matanya se-arah padaku. Karena kita menempati jalan yang sama seolah-olah ia tengah berlari menujuku. Hatiku berdebar, kekhawatiran-kekhawatiran kecil mulai mengganggu. Kuupayakan tetap konsentrasi dan tenang lebih tepatnya waspada. Ia berlari dengan sangat tenang seolah seirama dengan caraku berjalan.

Ketika jarak kami kami mulai mendekat ia begitu saja melewatiku, ya, tidak terjadi apa-apa. Tapi aku betul ingin tahu dan memastikan bahwa anjing itu memang tidak mengejarku. Aku tidak bisa menahan diri. Aku menoleh ke belakang dan pada saat yang bersamaan ia juga menoleh ke arahku.Oh, i get your eyes!. What do you think about me?

0 komentar:

Posting Komentar

Network

Komunitas Blogger UIN Jakarta