Melajulah,
Seperti cahaya di jalan-jalan
Dengan keterbelahan
Mencium jagad tanpa berkhianat
Sedang ketiadaan adalah gelap tak terbantah
Meresaplah,
Seperti bercak hujan di trotoar
Bergeledak batu-batu
Memadatinya lagi dengan sepi
Sepi yang meresap
sepi yang menjadi
sepi yang bermuara
sepi yang berkubang
di hatimu yang juga batu
terjagalah,
pada kedalaman mata
pada kekelaman pikiran
pada biru-biru sukma
pada kebisuan
padamu, hening.
Jakarta, 07 mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar