Buku Harian

Ada dua jendela di sebuah kamar terbuka. seorang perempuan gendut menyembunyikan tubuhnya ke dalam dinding. sepasang matanya berkeliaran. menyala-nyala. ada sedih yang tak bisa ditukar dengan doa. lalu ia baringkan tubuhnya yang membengkak di bawah langit yang mulai dikayuh oleh angin yang maha bingung. ia tidak berdoa hari ini malah menguliti jejak yang berjejealan dipusarnya. ia lihat. sesuatu bergerak dari dalam. perut berjanin itu bergoyang-goyang seolah rahim terlalu sesak untuk ditinggali. tidak ada yang ingin dikatakannya. hanya kemudian mengelus sekedar gelembung halus dikulit. aku tidak tahu apa-apa. karena kau tudak tampak. apakah sedini ini kau mulai menagih cinta?

senin, 5 maret 2012

0 komentar:

Posting Komentar

Network

Komunitas Blogger UIN Jakarta